Tampilkan postingan dengan label Personal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Personal. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Oktober 2017

Saatnya Melangkah Menuju Zona Penuh Resiko


Hari ini saya memberanikan diri untuk berbisnis, untuk memulai berinvestasi dengan modal seadanya, cuma Rp 100.000. Walaupun modal awal yang saya gunakan sangat sangat minim, tapi semangat saya besar. Saya berharap modal minim itu bisa bertambah besar dengan seiringnya waktu.

Saya baru saja membuat website baru bernama TOS (Toko Online Sederhana) dengan situs http://belanjaditos.blogspot.com . Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar TOS bukan hanya saya yang tahu, tapi masyarakat takalar sampai indonesia, semuanya tahu TOS dan percaya bahwa TOS adalah online shop yang terbaik dari yang terbaik. Modal awal Rp 100.000 tersebut saya gunakan untuk membeli dua buah senter. Menurut saya, senter merupakan alat yang harus dimiliki manusia. Karena dibandingkan dengan lampu, senter dapat dibawah kemana-kemana.


TOS akan memasarkan produk kebutuhan manusia, dimana manusia tidak bisa mengabaikannya. Saya juga memasarakan barang saya di medsos seperti google+, twitter dan halaman, grup di facebook. Saya tahu berbisnis itu tidak mudah dan kesuksesan membutuhkan waktu yang lama. Mudah-mudahan saya bisa mempertahankan bisnis saya ini. Mohon dukungannya dengan berbelanja di TOS. Terima kasih.

Senin, 23 Oktober 2017

Hanya Bisa Berdo'a


Entah kenapa semakin berakhirnya tahun ini hidupku semakin terpuruk. Saya tidak tahu ini akibat dari kesalahanku sendiri atau cobaan dari Sang Maha Kuasa. Bukannya aku tidak bersyukur dengan keadaan yang diberikan, tapi rasanya saya benar-benar tidak sanggup menjalaninya. Saya tidak tahu harus bagaimana lagi selain cuma berdo'a, yang saya bisa lakukan cuma itu dan bersabar. Berharap Allah mengasihaniku dan menolongku.

Saya tidak menyangka ada mata kuliahku yang mendapatkan nilai error, yaitu manajemen strategi. Itu yang paling membuatku terpuruk. Ini sama sekali tidak masuk akal untukku, saya selalu hadir, tugas saya terus masuk, ikut mid dan final tapi ujung-ujungnya error. Tadi saya menemui dosen yang bersangkutan, tapi tidak semudah itu bertemu dengannya. Tapi Alhamdulillah saya bisa bertemu dengan semua teman-teman baikku, membuatku merasa sangat bahagia. Mereka semua baik-baik saja. Beban itu sementara hilang ketika bersama mereka. Saya masih sangat rindu dengan mereka.

Masalah selanjutnya adalah masalah finansial. Yah, itu sudah jadi masalah umum bagi manusia. Saya semakin kekurangan uang padahal pemakaian saya semakin banyak. Apalagi di bulan Desember yang akan datang, saya tidak tahu bisa melaluinya atau tidak. Saya hanya biarkan semuanya mengalir, menanti pertolongannya. Saya yakin, Allah pasti sangat sayang padaku.

Kamis, 12 Oktober 2017

Syukuri Apa Yang Diberikan

Akhirnya bisa ngeposting di blog lagi. Sudah lama sekali rasanya, begini nih kalau hp rusak, mau ngapa-ngapain susah. Bahkan untuk tidur pun susah, karena tidur disaat tidak ngantuk. Saat ini sudah lebih dua minggu saya berada di kelas baruku. Saya benar-benar pindah jadwal ke sabtu-minggu. Rasanya masih terasa berat, saya masih terus kepikiran teman-teman baikku.

Saat ini saya sedang berada di Plaza Telkom Takalar. Hp rusak, jadinya kerja tugas di tempat warnet terus. Habis tabungan saya kalau begini. Padahal saya menabung seminggu sekali cuma Rp 2000. Itupun jika saya mampu menghemat uang jajanku. Mau bagaimana lagi, daripada tugas tidak selesai, iya kan??? Syukuri apa yang diberikan, betul tidak???

Saat ini pun terjadi demo di depan Kantor Polres Takalar. Entah apa temanya, tapi atmosfernya sangat mendebarkan. Yang berdemo tidak lain adalah pembela masyarakat, mahasiswa. Mereka semua orang-orang kuat. Panas yang terasa dua matahari begini, mereka masih tahan. Mungkin semangat mereka lebih membara daripada matahari. Yang paling mendebarkan tadi sewaktu ada massa yang mengantar mobil ambulance. Untung ada yang mengalah. Seandainya kedua kelompok massa itu tidak ada yang mengalah, mungkin tidak akan terjadi apa-apa wkwkwkwkwk...

Saya belum memiliki teman di kelas baruku. Lagi-lagi penyakit tidak pandai bergaulku kumat kalau berada di dalam kelas. Saya tidak tau harus ngapain. Saya hanya bisa berkata, mungkin waktu yang akan menyelamatkanku dari kesendirianku ini. Sekian bla bla bla...

Rabu, 20 September 2017

Manfaatkan Setiap Kesempatan Yang Datang



Alhamdulillah... akhirnya beban terberat sirna juga. Hari ini saya plong sekali karena sudah bayar uang kuliah. Tapi belum 100% plong sih. Walaupun pimpinan kampus saya sudah memberikan ijin untuk pindah jadwal kuliah, tapi saya belum juga pindah. Staf bagian itu tidak datang ke kampus, jadinya nanti saya ke kampus lagi. Repot sekali kan???

Tapi tidak masalah. Demi meraih masa depanku yang mengalahkan cerahnya mentari, saya rela kerepotan. Saya bersyukur sekali, kesabaran saya membawakan hasil. Saya sempat takut tidak bisa membayar uang kuliah, walau sudah kena denda. Bagiku, kuliah itu salah satu impianku. Untuk itu kuliah sangat penting untukku.

Saya selalu menganggap kalau diriku masih jauh dari kata pantas untuk cita-citaku ini. Untuk itu saya selalu berusaha untuk menjadi lebih baik lagi. Meskipun semua itu tak semudah dengan mengatakannya, tapi saya akan berusaha untuk melampaui diriku yang sekarang ini.

Berat memang rasanya meninggalkan sahabat-sahabatku, apalagi sekarang ini sahabatku bertambah. Entah saya cuma kegeeran atau memang 2 dari mereka berusaha menghentikanku untuk pindah jadwal. Demi meraih masa depanku, saya akan memanfaatkan setiap kesempatan yang datang padaku. Walau rasanya pahit, saya yakin rasanya nanti akan lebih dari manis. Jujur, saya sayang sama mereka. Saya berharap salah satu dari mereka ada yang memendam perasaan kepadaku dan memperlihatkannya padaku sebelum ada wanita lain yang mengungkapkan perasaannya padaku. Karena sekarang Hasbi sudah berubah. Hasbi sekarang tidak mencari cinta lagi, tapi menunggu cinta. Bagiku, cinta yang datang itu jauh lebih tulus daripada cinta yang dijemput. Mungkin sekarang ini, saya sudah keluar dan jauh keluar dari zona nyamanku. Entah sesuatu apa yang akan menanti kedepannya. Saya berharap itu adalah sesuatu yang lebih baik dari waktu masih berada dalam zona nyamanku. Amin...


Selasa, 12 September 2017

Selalu Optimis

Setelah seharian ngeditin blog, akhirnya malam ini selesai juga. Saya berharap suatu saat nanti, blog ini akan sukses seperti blog milik Raditya Dika heheheh... amin. Saya bersyukur, saya tidak pernah kehabisan akal untuk mencapai cita-cita saya. Meski pembuatan aplikasi di android studio dipending dulu, membuat website pribadi pun dapat menggantikannya. Tidak punya modal untuk buka usaha, mending buat blog/website saja. Siapa tau saja nanti ada yang minta untuk diiklanin produknya, iya kan??? Yang harus saya lakukan sekarang adalah lebih menekuni blog ini agar pengunjungnya bertambah dan terus bertambah. Butuh waktu yang lama sih, tapi yang penting ada usaha.

Hari ini cukup melelahkan buatku. Selain karena ngedit blog, saya bersyukur sekali bisa membantu orang tuaku. Saya jadi tahu kalau hidupku masih berarti. Tapi sampai sekarang pembayaran spp kuliahku belum cukup huhuhuhu.... hehehehe. Hmm... saya yakin, Allah SWT pasti akan menolongku. Sebab, dia tidak membiarkan hambanya berada dalam keputusasaan. Saya hanya perlu bersabar. Semua akan indah pada waktunya, iya kan???


Senin, 11 September 2017

Mengubah Diri Sendiri Tak Semudah Mengubah Orang Lain

Biasanya yah setelah UAS selesai, saya itu senang dan tidak memiliki beban apa-apa. Tapi nyatanya, sprite itu nyegerin wkwkwkwkw. Nyatanya, justru saya merasakan kebalikannya. Entah kenapa bisa begini, mungkin karena malam ini adalah saat saat terakhir saya sekelas lagi dengan teman dan sahabat-sahabatku atau karena saya belum membayar uang smester 5??? Rencananya saya akan pindah ke kelas sabtu minggu. Berat rasanya berpisah dengan mereka. Saya tidak tahu, apakah ini keputusan yang terbaik atau gimana? Saya melakukannya karena ingin membuat hidup saya lebih baik lagi.
 
Malam ini juga saya melihat Alma. Mungkin cuma kebetulan saja, tapi saya senang bisa melihatnya disaat terakhir juga. Yang tidak saya lihat hanya sahabat terbaikku, Mariana. Entah dia sedang ngapain malam itu sampai-sampai dia hanya diam di kelasnya. Semoga dia sehat selalu dan bisa move on dari mantannya. Amin.


Selama ini, saya menyadari bahwa hidup saya tak selancar dengan apa yang saya rencanakan. Mungkin ini ujian untuk saya. Mungkin tuhan mengujiku apakah aku berhak dengan cita-cita seperti itu atau tidak. Jujur saya akui, selama ini saya sangat sombong. Ingin rasanya saya menghilangkan sifat sombongku itu. Tapi tanpa disadari, saya masih memilikinya. Saya masih belum bisa mengalahkan diriku sendiri, saya masih terus jadi orang gagal. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan sekarang agar hidupku bisa menjadi lebih baik lagi. 

Kamis, 07 September 2017

Niat Menciptakan Kesempatan

Alhamdulillah... setelah terus mencari tahu, mencoba terus-menerus, menghabiskan banyak quota, mengorbankan banyak data hardisk laptop, akhirnya saya bisa juga memakai aplikasi Android Studio. Hemm... jadi tidak sabar untuk segera membuat aplikasi. Yang perlu saya lakukan sekarang hanya belajar pada video video tutorial di YouTube dan belajar coding tentunya. Saya harus bisa memanfaatkan kesempatan emas 100 karat ini. 
Saat ini perasaanku bercampur aduk. Cielahh... curhat lagi hehehehe... Perasaanku sedang bahagia, kecewa dan bimbang, jadinya saya malas beraktivitas. Saya kecewa pada diriku sendiri. Nilai IPK-ku menurun drastis. Yang dulunya 3.82 menjadi 3.76. IPK 3.82 masih utuh saat masih ada dua bidang studi yang masih belum memberikanku nilai. Sekarang nilaiku sudah komplit, tapi IPK-ku malah menurun. Entah kenapa ketidaksempurnaan lebih membuat orang bahagia hehehe...

Saya bimbang, karena saya belum belajar. Padahal UAS (Ujian Akhir Semester) tinggal 3 hari lagi. Malah saya masih ada tugas lagi, tugas yang lebih berat daripada macarin 5 cewek sekaligus. Wkwkwkw... bercanda.

Saya bahagia, selain karena aplikasi Android Studio yang sudah bisa terpakai, saya juga teringat seorang cewek. Namanya Alma, kami sekampus tapi beda jurusan. Saya tertarik padanya sejak semester 4 lalu dan pada pandangan pertama lagi. Teringat dia membuatku terinspirasi untuk menjadikannya tokoh utama wanita di novel pertamaku ini. Kalian bisa baca bagian per bagiannya di http://karyahasby.blogspot.co.id . Yang jadi masalah adalah, saya masih belum berani kenalan dengannya. Mengingat diriku ini yang bukan siapa-siapa, saya hanya bisa memperhatikannya dari kejauhan. Saya bisa tahu namanya dari teman saya yang hoby ngumpulin cewek. Dia juga suka sama Alma. Tapi Alma tidak menghiraukannya. Alhamdulillah yaa... heheheh. Alma adalah cewek yang sempurna dimataku. Mudah-mudahan dia belum punya pacar, bertunangan, dan belum nikah, amin. Heheheh... do'a yang jahat.

Dari apa yang saya rasakan hari ini, membuatku semakin sadar bahwa usahaku dalam mencapai sesuatu belum maksimal. Saya berharap bisa melanjutkan kuliah saya dan menjadi lebih baik lagi dan melampaui diriku yang sekarang. Saya tahu, motivasiku masih kecil. Motivasiku belum mengalahkan ego dan malasku. Saya sangat bersyukur, sebab saya masih memiliki kesempatan. Memang benar, dimana ada kemauan pasti ada jalan. Niat Menciptakan Kesempatan. Tanpa ada niat, kesempatan takkan pernah ada.

Sekedar info : sekarang ini sedang hujan rintik-rintik loh... cocok banget keluar sama pasangan sambil ngeputar lagu india wkwkwkwkw...

Selasa, 05 September 2017

Mariana is My The Best Friend

Mariana

Hari ini sahabat saya ulang tahun. Saya selaku sahabatnya yang paling ganteng, hanya bisa mengucapkan ini...

ciee... yg makin tua. cuma bingungka, fb yg ini 22 umurnya, fb yg satuta baru 21. tp samaji sbenarnya, lebih tua jki dari sy.
Mudah2an tambah dewasaki, makin rajin bljar, tambah tdk cengeng, selalu senyum biar tdk ada yg lucu dan bisa move on tentunya. mudah2an cantikta hanya sgtu gtu saja, tdk bertambah. krna cantik skali mki, dikalah cantikka.
kado ditanggung pemenang...
Hidup bukan tentang apa keinginan hati, Tp apa keinginanmu.

Sangat disayangkan, saya belum bisa menjadi sahabat yang baik untuknya. Saya tidak bisa menemaninya disaat ia bersedih, menghapus luka dihatinya. Saya hanya bisa menertawainya hehehe... Bukannya saya suka kalau dia sedih, hanya saja wajah dia lucu jika dia sedih di depanku. Walaupun apa yang terjadi, saya ingin melihat masa depannya, saya ingin melihatnya sukses, saya ingin suatu saat nanti dia menjadi orang yang penting bagi orang lain. Saya ingin terus mengawasinya, saya ingin terus menjadi sahabatnya sampai dia tidak membutuhkanku lagi.

Senin, 04 September 2017

Nyerah Bukan Suatu Pilihan

Kecewa, itu yang kurasakan saat ini. Aplikasi Android Studio yang saya unduh pagi tadi, bisa terpasang tapi tak dapat dibuka. Katanya sih, silahkan instal yang 32-bit. Soalnya pagi tadi saya instal yang 64-bit. Jadi siapa yang salah??? Padahal saya sudah semangat sekali belajar Bahasa Programmer untuk membuat aplikasi. Saya gagal? Belum! Saya belum nyerah. Besok saya akan mencoba instal yang 32-bit. Mudah-mudahan bisa terpakai, do'akan yah... Rencananya saya ingin buat aplikasi sosmed yang saya modifikasi dengan aplikasi untuk memasarkan produk milik perusahaan, biar saya bisa dapat uang gitu hehehe... Saya tahu itu tidaklah mudah. Tapi paling tidak, saya coba dulu, iya kan???

Tinggal 6 hari lagi saya ujian akhir. Dan yang jadi masalahnya, saya belum belajar sedikit pun. Saya jadi tahu, hidup manusia itu susah karena dia sendiri. Hufft... jangan ditiru yah teman, ambil hikmahnya saja. Bye!

Numpang Curhat

Hari ini saya pusing, selain karena terus memikirkan pembayaran kuliah yang jatuh temponya 6 hari lagi, saya juga memikirkan quota saya yang habis 3 GB dalam 3 jam. hebat kan??? Quota itu saya pakai untuk download aplikasi Android Studio, yaitu sebuah aplikasi untuk membuat aplikasi. Saya tahu saya tidak tahu Coding, tapi saya akan berusaha agar dapat tahu. Semua orang bisa melakukannya, jadi kenapa saya harus bilang tidak, iya kan??? Selain itu, saat ini saya juga menyusun cerpen bergenre humor yang nantinya akan saya bukukan. Entah saya dapat menyelesaikan kedua kegiatan saya ini atau tidak. Tapi paling tidak, saya tidak gagal sebelum mencoba, betul tidak??? Hampir lupa, cuma sekedar info sih, saat ini saya sudah 2 tahun ngejomblo loh... Hebat kan??? Ya iyalah hebat. Emang kalian bisa??? Mungkin kalian bilang 'tidak penting'. Iya sih tidak penting, saya hanya berusaha untuk mengejar cita-cita saya. Seperti kata orang. dibalik kesuksesan seorang pria, pasti ada perempuan hebat dibelakangnya. Kalau menurut saya sih tidak. Malah menurut saya perempuan itu mentebalkan dan hanya bikin repot. Bukannya saya trauma atau pernah patah hati yang mendalam, tapi nyatanya memang begitu. Cewek itu makhluk yang paling egois. Kenapa tidak? Keinginannya yang selalu ingin dikabari, diperhatikan tiap detiknya membuatku jengkel, ingin tukaran akun sosmed, tukaran no hp, emang kamu siapa???! Emang pacaran harus begitu yah??? Dasar kuno! Pacaran itu bukan perhatian, tapi kepercayaan. Pacaran dengan berteman itu memilki arti yang sama, sama-sama perkenalan yang akhirnya ke pernikahan jika ada kecocokan. Jadi, tidak usah banyak nuntut dulu deh kalau masih pacaran. Toh kamu masih bukan milik dia, kamu masih milik orang tuamu. Yang paling penting itu kamu setia padanya, karena itu adalah pembuktian dan itu sesuatu yang mahal mahal mahal sekali, okey???

Terpopuler